Tuesday, 6 May 2014

teori sediaan steril

steril adalah keadaan dimana bebas dari semua unsur mikroba baik yang patogen maupun non patogen, baik dalam bentuk vegetatif maupun non vegetatif

Sunday, 4 May 2014

MAKALAH EMULSI

MAKALAH EMULSI



KATA PENGANTAR
Bismillahirrahmanirrahim
Puji rasa syukur kehadirat Allah SWT, atas rahmat dan karunianya saya dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “EMULSI”.
Tidak lupa Sholawat serta Salam kita ucapkan kepada Nabi Besar Muhamad SAW yang telah membawa umatnya dari zaman jahiliah menuju zaman Islamiah.
Bergema seiring nada mengalunkan kata hati yang senantiasa mengungkapkan getaran jiwa, penyusun dengan penuh kesadaran diri bahwa dalam penyusunan makalah ini masih banyak kekurangan dan kesalahan, hal ini dengan keterbatasan kemampuan dan kedangkalan ilmu yang kami miliki. Dalam kesempatan ini penyusun mengucapkan terima kasih kepada teman-teman dan pihak yang turut membantu terselesainya makalah ini.

Sediaan Gel

Sediaan GEL




I. DEFINISI
·    Gel merupakan sistem semipadat terdiri dari suspensi yang dibuat dari partikel anorganik yang kecil atau molekul organik yang  besar, terpenetrasi oleh suatu cairan. gel kadang – kadang disebut jeli. (FI IV, hal 7)
·         Gel adalah sediaan bermassa lembek, berupa suspensi yang dibuat dari zarah kecil senyawaan organik atau makromolekul senyawa  organik, masing-masing terbungkus dan saling terserap oleh cairan (Formularium Nasional, hal 315)

Detail: Sediaan Gel

Teori sediaan salep

Definisi salep
Salep adalah sediaan setengah padat yang mudah dioleskan dan digunakan sebagai obat luar. Bahan obatnya juga harus larut atau terdispersi homogen dalam dasar salep yang cocok
( FI ed 3 )

Linimentum : Sediaan cair atau Kental, mengandung analgetikum dan zat yang mempunyai sifat melepaskan otot atau menghangatkan, digunakan sebagai obat luar.
     Oculenta : atau yang biasa disebut salep mata, adalah sediaan setengah padat yang pada umunya Hanya digunakan sebagai pelindung kulit.
     Dan perlu diketahui sediaan setengah padat juga dapat digunakan untuk sediaan kosmetika.

Unguenta : Salep yang mempunyai konsistensi seperti mentega, tidak mencair pada suhu biasa, tapi mudah dioleskan tanpa menggunakan tenaga.
      Cream : salep yang banyak mengadung air, mudah diserap kulit , dan dapat dicuci dengan air.
      Pasta : Salep yang mengandung lebih dari 50% zat padat ( serbuk ).
      Cerata : Salep berlemak yang banyak mengandung lilin, sehingga konsistensinya lebh keras.
      Gel :  Salep yang lebih halus, umumnya mengandung sedikit atau tanpa lilin, digunakan sebagai basis.

teori krim

Definisi krim
Menurut Farmakope Indonesia III definisi Cream adalah sediaan setengah padat berupa emulsi mengandung air tidak kurang dari 60% dan dimaksudkan untuk pemakaian luar. Dan menurut Farmakope Indonesia IV, Cream adalah bentuk sediaan setengah padat mengandung satu atau lebih
Detail: teori krim

Teori pembuatan emulsi

Teori pembuatan emulsi dengan 3 metode :
 
1.Metode Gom Basah ( Metode Inggris )
Yaitu dengan membuat mucilago yang kental dengn sedikit air lalu ditambahkan minyak sedikit demi sedikit dengan diaduk cepat. Bila emulsi terlalu kental, ditambahkan air sedikit demi sedikit agar mudah diaduk dan diaduk lagi ditambah sisa minyak. Bila semua minyak sudah masuk ditambahkan air sambil diaduk sampai volume yang dikehendaki.

Teori sediaan emulsi

 Emulsi  adalah sediaan yang mengandung bahan obat cair atau larutan obat yang terdispersi dalam cairan pembawa dan distabilkan oleh zat pengemulsinya atau surfaktan yang cocok ( Farmakope Indonesia Ed.III )

teori sediaan lotion

teori sediaan lotion

Lotion adalah Sediaan cair berupa suspensi atau dispersi yang digunakan sebagai obat luar dapat berbentuk suspensi zat padat dalam serbuk halus dengan bahan pensuspensi yang cocok , emulsi tipe o/w dengan surfaktan yang cocok.
Ciri-ciri Lotion :
v  Lebih mudah digunakan (penyebaran losio lebih merata daripada krim)
v  Lebih ekonoms (Lotio menyebar dalam lapisan tipis)
v  Ada 2 jenis Lotio :
-          Larutan detergen dalam air
-          Emulsi tipe M/A
 
 
 

Saturday, 3 May 2014

Teori tablet farmasi

Teori Tablet adalah sediaan bentuk padat yang mengandung substansi obat dengan atau tanpa bahan pengisi. Berdasarkan metode pembuatannya, dapat diklasifikasikan sebagai tablet atau tablet kompresi .(USP 26, Hal 2406)

Tablet adalah sediaan padat mengandung bahan obat dengan atau tanpa bahan pengisi. Berdasarkan metode pembuatan dapat digolongkan sebagai tablet cetak dan tablet kempa. (FI IV, Hal 4)
I.2 Kriteria Tablet

◄ Newer Post
 

Copyright 2011 Teori is proudly powered by blogger.com | Design by BLog Bamz Published by Template Blogger